Syekh Abdurahman (pembawa Islam ke Lumajang)
Nama lengkap beliau adalah Syekh ABDURRAHMAN bin Muhammad bin Syaiban bin Aly
bin Abbas bin Syafi’ binTsaqib bin Umar bin Utsman bin Abu Bakar bin Utsman bin
Muhammad bin Abdulloh bin Umar bin Bakar bin Aly bin Gholib bin Quraisy bin
Abdulloh bin Al Qutub Assyekh Syaiban AI Iraqi Al Bagdadi Rodliyallohu ‘anhu
bin Abdulloh bin Abbas bin Abdulloh bin Abbas Ibnu Abdul Mutholib Asshohabi
Rodliyallohu ‘anhu wa’anhum ajma’in.
Beliau dilahirkan Tahun 1111 Masehi di Baghdad Iraq. Masa hidupnya 189 Tahun.
Muksa di Goa Biting Lumajang Tahun 1300 Masehi dalam keadaan Puasa dan Seluruh
Fisiknya masih Utuh. Kakek beliau Qutub Syekh Syaiban Al Iraqi Al Bagdadi.
sepupu Imam Ahmad Bin Hambal Assyaibani. Beliau bermarga Assyaibani Beliau
pernah menuntut ilmu agama di Mekkah, hafal ALQUR’AN dan HADISTS dan telah
melaksanakan Ibadah Haji sebanyak 28 kali (wew). Pada usia 30 tahun Beliau
hijrah ke Yaman. Kemudian beliau hijrah ke daerah Timur. Sampai di Aceh menikah
dengan Cut Nazilah.
Beliau menyebarkan agama Islam di Indonesia mulai dari Aceh sampai Ternate, dengan cara TUTWURIHANDAYANI. Sehingga banyak
kalangan Elite dan Pejabat waktu itu yang masuk agama Islam.
Postur tubuhnya Tinggi besar, hidung mancung, warna kulit Cokelat. Beliau selalu mamakai Jubah dan Surban warna Kuning krem,
membawa tongkat panjang/tongkat khotbah yang ujungnya berlambang Ka’bah dalam
lingkaran Tasbih, ditengah Ka’bah ada gambar Bintang Segi Lima.
Beliau selalu berdzikir ALLAH ALLAH dan membaca sholawat. Sholawat khusus
beliau adalah “BISSMIKAALLOHUMMA WABIHAMDIKA SHOLLI ‘ALA SAYIDINA MUHAMMAD WA
ALIHI WASHOHBIHI WABARIK WASALLIM WAKARRIM”. Juga melakukan puasa Wishol yaitu
puasa 40 hari 40 malam tanpa tidur.
Thoriqoh beliau, thoreqoh MULAMIYYAH dari Bagdad.
Mursyid atau Gurunya Imam Hamdun Al Qozar dari zaman Tabi’in. Thoriqot ini
sebagian ajarannya mengajarkan “Tidak menunjukan kebaikan diri dan tidak pula
menyimpan kejelekan di hati”.
Isteri-isteri beliau :
· Cut Nazilah dari Aceh
· Sheikhoh Aisyah Binti Muhammad Al Marbawi dari Aceh
· Signorita Miguela dari Portugis
· Roro Wulandari Bibi dari Minak Koncar Lumajang.
Keturunan-keturunan beliau tersebar di beberapa Bangsa.
Kekeramatan Syeikh Abdurrohman Assyaibani RA adalah :
· Bisa berbicara semua Bahasa, termasuk bahasa Malaikat, jin dan Hewan.
· Segala Hajat yang dinginkan beliau Insya Allah terkabul
· Dalam berdakwah tidak membutuhkan kendaraan, kemana-mana asal tujuan dakwah bisa sampai tujuan dalam hitungan Detik.
Fatwa-fatwa Syeikh Abdurrohman Assyaibani RA diantaranya :
· Allah itu Maha Segalanya.
· Taqwa itu Sholat, Tasbih dan Puasa
· Islam itu Damai seluruh Dunia
· Ilmu itu supaya bertambah, harus di Amalkan.
· Makan itu untuk Hidup, kalau tidak terpaksa Tidak Makan
· Hukum dan Pemeritah itu apa Kata Rakyat
Murid-murid Syeikh Abdurrohman Assyaibani RA, diantaranya:
· Syekh Abdullah (dulu makamnya di SDN1 atau BRI Lumajang. Sekarang dipindah ke makam umum Jogoyudan Lumajang)
· Syekh Muhammad Anas dari Demak. (Makamnya di belakang Masjid Jamik Anas Mahfud Lumajang)
Lain-lain :
Ø Banyak orang terkabul hajat dan do’a setelah berziarah ke makam beliau.
Ø Mengaharap kritik dan Essay dari khalayak dan semua pihak.
Kekeramatan Syeikh Abdurrohman Assyaibani RA adalah :
· Bisa berbicara semua Bahasa, termasuk bahasa Malaikat, jin dan Hewan.
· Segala Hajat yang dinginkan beliau Insya Allah terkabul
· Dalam berdakwah tidak membutuhkan kendaraan, kemana-mana asal tujuan dakwah bisa sampai tujuan dalam hitungan Detik.
Fatwa-fatwa Syeikh Abdurrohman Assyaibani RA diantaranya :
· Allah itu Maha Segalanya.
· Taqwa itu Sholat, Tasbih dan Puasa
· Islam itu Damai seluruh Dunia
· Ilmu itu supaya bertambah, harus di Amalkan.
· Makan itu untuk Hidup, kalau tidak terpaksa Tidak Makan
· Hukum dan Pemeritah itu apa Kata Rakyat
Murid-murid Syeikh Abdurrohman Assyaibani RA, diantaranya:
· Syekh Abdullah (dulu makamnya di SDN1 atau BRI Lumajang. Sekarang dipindah ke makam umum Jogoyudan Lumajang)
· Syekh Muhammad Anas dari Demak. (Makamnya di belakang Masjid Jamik Anas Mahfud Lumajang)
Lain-lain :
Ø Banyak orang terkabul hajat dan do’a setelah berziarah ke makam beliau.
Ø Mengaharap kritik dan Essay dari khalayak dan semua pihak.
Demikian sejarah singkat dan riwayat hidup Syeikh Abdurrohman Assyaibani
Sekarang,, makam syekh Abdurrahman masih ada di kawasan bitting tepatnya di bagian barat dari makam Minak koncar dan anak-anaknya.
Sekarang,, makam syekh Abdurrahman masih ada di kawasan bitting tepatnya di bagian barat dari makam Minak koncar dan anak-anaknya.
Nah pohon yang di
timur makamnya itu konon di tanam saat syekh Abdurrahman dimakamkan,,.. dulu
sih masi kecil sekarang ya udah besar.
Dan makam ini satu kompleks dengan makamnya Minak koncar
